Senin, 29 Februari 2016

Misteri Rumah Ambulans Jalan Bahureksa Bandung


Misteri Rumah Ambulans Jalan Bahureksa Bandung
  Kamis, 5 Maret 2015, 12:20 WIB
  By Nita

Detail event
KOTA KAMI - Sebuah mobil ambulans tua yang ditutup kain berada di halaman rumah di Jalan Bahureksa No. 15 Bandung. Jika Anda pernah menonton film Hantu Ambulans, film tersebut terinspirasi dari kisah ambulans ini. Dalam film yang dibintangi Suzanna tersebut, banyak kejadian mistis terjadi seperti kru yang kerasukan hingga bohlam lampu kamera yang tiba-tiba pecah.
sumber: m.inilah.com
Sebuah misteri pun terungkap jika dulunya rumah ini ditinggali satu keluarga Belanda, keluarga tersebut mengalami kecelakaan ketika melakukan perjalanan bersama dan tidak terselamatkan, konon mobil ambulans inilah yang mengantarkan keluarga tersebut. Keesokan harinya ambulans itu sudah berada di depan rumah tanpa diketahui siapa yang mengantarkannya. Penjaga rumah pun kebingungan dan mengembalikannya ke pihak rumah sakit, namun keesokan harinya mobil ambulans itu lagi-lagi sudah berada di halaman rumah tanpa diketahui siapa pengemudi atau yang mengantarkannya. Kejadian ini pun terus menerus terjadi hingga akhirnya sang penjaga rumah memutuskan untuk membiarkan mobil ambulans tersebut terparkir di halaman rumah milik keluarga Belanda itu.
Fenomena ini pun dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang menyewa rumah tua ini untuk dibuat distro bernama "The Ambulance Shop".
 sumber: forum.detik.com
Namun ada pula sumber yang mengatakan jika mobil ambulans itu tadinya adalah sebuah mobil mekanik yang dibeli oleh Rumah Sakit Borromeus Bandung, kemudian dimodifikasi dengan mesin baru sehingga menyerupai ambulans. Namun ketika tiba di Rumah Sakit Borromeus, ambulans ini tidak mau menyala dan akhirnya dibawa dengan mobil derek kembali ke rumah ini. Anehnya, ketika mobil tersebut dicoba di rumah, mesin mobilnya dapat menyala dengan lancar.
Banyak juga kabar yang mengisahkan jika mobil ambulans ini tidak dapat dipindahkan dan seringkali bergeser dari posisi semula. Pernah beberapa kali mobil ambulans ini dipindahkan ke tempat lain namun mobil ambulans ini nampaknya enggan beranjak dari "tempat mangkal"nya dan selalu kembali ke halaman rumah di Jalan Bahureksa No. 15. Beberapa warga sekitar kerap melihat mobil ini berjalan sendiri tanpa pengendara. Ada juga hal mistis lain yang dialami warga ketika melewati kawasan jalan ini dan iseng memotret rumah ambulans, dalam foto itu tertangkap sosok wanita dengan wajah menyeramkan.
Kabarnya, memang ada tiga sosok utama yang menghuni ambulans ini, yaitu wanita cantik bergaun merah yang biasanya terlihat pada malam hari, ada juga sosok tengkorak dan sosok pocong.

Jalan Bahureksa sendiri merupakan jalan yang menghubungkan Jalan Banda dengan Jalan Sultan Agung, di sepanjang jalan tersebut banyak berjejer rumah-rumah tua peninggalan Belanda dan pepohonan besar dan rindang. Pada siang hari kawasan ini terasa teduh dan banyak dilewati oleh kendaraan, namun pada malam hari kawasan ini cukup lengang dan sepi.
sumber cover foto: www.kaskus.co.id
sumber:  http://www.kotakami.com/travelog/detail/111/misteri-rumah-ambulans-jalan-bahureksa-bandung#.VtU4VE

Rumah Gurita Bandung – Dari Misteri Ke Film

foto rumah gurita di bandung
Anda tentu pernah dengar tentang rumah gurita atau rumah gurita Bandung. Ya, rumah yang terkenal di dunia maya ini ternyata memiliki ragam kisah dan misteri yang membuatnya semakin tenar. Rumah gurita di Bandung memang memiliki daya tarik untuk disimak, maklum saja karena misteri rumah gurita ternyata memiliki versi yang berbeda-beda yang beredar di masyarakat, dan tak jarang beberapa orang akan mencari tahu dimana alamat rumah gurita itu berada.
Untuk Anda yang penasaran, alamat rumah ini terletak di belakang Hotel Grand Aquila Bandung. Atau jika melihatnya dari jalan Pasteur, rumah ini cukup menarik perhatian. Maklum saja karena rumah gurita ini memiliki bangunan yang lebih tinggi dari rumah-rumah lain yang berada di sekelilingnya.
Alamat lengkap Rumah Gurita berada di :
Jalan Terusan Sukadamai I No.6
Sukajadi
Kota Bandung
40162
Jawa Barat

Cerita & Berita

Legenda dan cerita-cerita misteri di Indonesia sendiri memang menjadi buah bibir yang populer, seperti kisah terowongan Kasablanka, kuburan Jeruk Purut dan misteri rumah Pondok Indah. Masih ada lagi cerita rumah gurita yang hangat dan menarik untuk Anda simak. Bertepatan dengan perayaan Halloween di bulan Oktober, Lamudi ingin membahas kembali rumah gurita yang sempat terkenal di pemberitaan internet empat tahun lalu. Simpang siur yang tersebar pun menjadikannya tema sebuah program televisi terkenal, Rumah Gurita Mister Tukul.

Asal Usul & Sejarah Rumah Gurita

Sejarah rumah gurita sendiri berawal dari munculnya forum-forum di dunia maya yang membahas tentang sebuah rumah yang cukup besar namun bergaya unik atau ‘nyeleneh’.Di bagian atas rumah terdapat patung gurita besar berwarna gelap yang seolah-olah keluar dari sarang dan ingin mencari mangsa. Patung gurita tersebut memang menjadi ikon yang cukup menarik namun misterius. Tetapi tidak berhenti pada patung itu saja, asal usul rumah gurita yang seakan-akan berkesan angker justru didukung dengan cat tembok rumah tersebut yang tampak kusam dan mengelupas serta terdapat lumut yang mengering sehingg makin menegaskan bahwa rumah ini menyimpan cerita negatif.
Anehnya, entah berasal dari mana, rumah gurita justru dianggap sebagai tempat pemujaan atau sekte sesat, dan sebagian lagi menganggapnya sebagai gereja setan. Tapi informasi dari warga sekitar justru bertolak belakang dari kabar burung yang beredar. Tidak ada kegiatan yang mencurigakan yang pernah terjadi, bahkan menurut salah satu warga yang pernah masuk ke dalamnya, rumah gurita merupakan rumah biasa pada umumnya, hanya saja pemilik rumah gurita yang bernama Frans memang kerap tidak berada di rumah karena kesibukannya.
Simbol gurita dibagian atas merupakan hasil kreasi dari beberapa anak ITB. Pak Frans, sang pemilik rumah tersebut memang sangat mencintai hal yang berbau seni seperti patung. Tidak hanya itu, kecintaannya juga terlihat dari visual kartu remi dan gambar beberapa tokoh yang menghias kaca maupun dinding rumah di bagian luar.

Diangkat Menjadi Film

Simpang siur berita mengenai rumah gurita tentu tidak berdiam sebatas forum-forum liar di dunia maya saja. Cerita tentang rumah ini telah diangkat menjadi film di tahun 2014 lalu oleh sutradara Jose Poernomo. Film rumah gurita yang juga mengambil set di Bandung ini dibintangi oleh Shandy Aulia dan Boy William. Rumah gurita film yang diangkat dari kisah nyata ini memang cukup menegangkan. Sinopsis rumah gurita sendiri dibuat sedramatisir mungkin, yaitu tentang seorang gadis yang memiliki kelebihan dapat merasakan aura negatif yang berada disekitarnya. Sang Gadis, yang diperankan Shandy Aulia ternyata pindah untuk kuliah ke Bandung dan akan tinggal di rumah peninggalan orang tuanya.
Ternyata rumah ini adalah rumah gurita, yang didalamnya menyimpan misteri dan membuat sang gadis merasakan kejadian angker nan seram hampir setiap malam. Untuk Anda yang bernat menonton film ini, kami sarankan membeli versi aslinya dari pada download film rumah gurita yang bajakan. Rumah gurita movie dijamin cukup membuat jantungan karena menyajikan latar musik pendukung yang cukup mengagetkan. Nah, terlepas dari rumor, isu, penampakan setan hingga hantu yang terjadi di rumah ini, memang desain rumah gurita Bandung cukup klasik. Kira-kira apakah Anda tertarik suatu hari nanti memiliki rumah dengan desain yang unik dan berbeda dari kebanyakan rumah lainnya?


sumber: http://www.lamudi.co.id/journal/rumah-gurita-bandung-dari-misteri-ke-film/

Jajanan Tradisional Top Khas Jawa Barat

Jajanan Tradisional Top Khas Jawa Barat

Wisata Kuliner - Provinsi Jawa Barat tak hanya kaya dengan wisata dan budayanganya saja, namun tanah Sunda ini  juga kaya dengan beragam kuliner dan jajanan tradisionalnya yang terkenal seantero negeri. Rasanya yang enak membuat para wisatawan wajib mencicipinya saat berkunjung ke Provinsi ini. Berikut ini ulasan tentang jajanan tradisional top khas Jawa Barat, diantaranya.

1. Putri Noong
Dalam bahasa sunda, putri noong artinya putri yang mengintip. Kue ini terbuat dari bahan yang sederhana, yaitu singkong dan pisang. Singkong diparut, lalu adonanya diberi pewarna dan dibentuk bulat, kemudian bagian tengahnya diberi potongan buah pisang. Adonan singkong dan pisang tersebut kemudian dikukus, setelah itu disajikan dengan kelapa parut. Kue ini terlihat cantik dengan warna-warninya, juga tidak banyak mengandung gula.

Putri Noong

2. Colenak
Colenak merupakan singkatan dari “dicocol enak” yang dikenal juga dengan tapai bakar. Makanan ini dibuat dari tapai singkong yang dibakar lalu dicocolkan pada gula jawa cair yang bercampur serutan kelapa. Colenak sudah diperkenalkan sejak tahun 1930 oleh Aki Murdi. Jika ingin mencicipinya, anda bisa datang ke Colenak Murdi Putra yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Bandung. Tempat tersebut merupakan warisan tiga generasi dari pencipta pertamanya yang hingga kini telah mempunyai varian rasa durian dan nagka.

Colenak

3. Combro dan Misro
Combro dan misro merupakan makanan khas Jawa Barat yang dibuat dari parutan singkong. Bedanya, bagian dalam combro diisi dengan sambal oncom, sedangkan misro diisi dengan gula merah lalu digoreng. Itulah mengapa nama kedua makanan ini combro dan misro. Karena dalam bahasa sunda, Combro merupakan singkatan dari oncom di jero (oncom didalam), dan Misro singkatan dari manis di jero (manis didalam). Kedua makanan ini sangat nikmat disantap saat masih hangat.

Combro dan Misro

4. Cireng
Cireng adalah singakatan dari “aci digoreng”, merupakan makanan tradisional Jawa Barat yang terbuat dari tepung kanji (aci) atau tepung tapioka yang diberi bumbu lalu digoreng. Hingga kini pembuatan cireng telah mengalami inovasi. Ada cireng yang diisi berbagai macam variasi, misalnya sosis, bakso, keju, daging ayam dan barbeque. Saat masih hangat adalah waktu yang tepat untuk menyantapnya.

Cireng

5. Serabi Oncom
Serabi, makanan yang terbuat dari tepung beras ini hampir terdapat diseluruh Nusantara. Namun di Provinsi Jawa Barat ada serabi yang unik dengan racikan kreatif. Serabi Oncom namanya. Jika biasanya serabi diberi kuah santan dan gula aren, serabi satu ini disajikan dengan topping oncom diatasnya, sehingga rasa serabi pun manjadi sedikit lebih pedas. Penasaran bagaimana rasanya?

Serabi Oncom

6. Bandros
Jajanan khas Bandung satu ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan parutan kelapa dan santan. Agar aromanya wangi, ditambahakan juga sedikit daun pandan dalam adonannya. Kemudian di panggang sekitar 5 menit. Setela matang, kue ini ditaburi dengan gula pasir. Kue yang sekilas tampilannya mirip kue pukis ini cocok dinikmati dengan teh manis atau kopi.

Bandros

Itulah beberapa jajanan tradisioal khas Jawa Barat yang banyak berupak kue. Selain enak, bentuknya juga cantik dan sangat mengoda. Jajanan diatas wajib anda coba saat berkunjung ke provinsi ini. Anda juga bisa mencobanya sendiri di rumah, karena sekrang sudah banyak resep online yang mengulas tentang cara membuat berbagai jajajan khas Sunda ini



sumber :  http://www.kebudayaanindonesia.com/2015/01/jajanan-tradisional-top-khas-jawa-barat.html

B I O D A T A

nama : mega wahyuni
kelas : 9k
sekolah : smpn 38 bandung
wali kelas : ibu ella nurlaila
nama ibu : ina rosita
nama ayah kandung : encang suteja (alm)
nama ayah tiri : hamdani
nama adik : nur izal jaelani (lakilaki)

sumber : http://mynewsbla21.blogspot.co.id/search?q=trans+studio

Menelusuri Jejak Peninggalan Di Bandung Pada Jaman Sejarah dan Pra Sejarah


Menelusuri Jejak Peninggalan Di Bandung Pada Jaman Sejarah dan Pra Sejarah

Bandung Pada Jaman Sejarah dan Pra Sejarah
Bandung Pada Jaman Sejarah dan Pra Sejarah | Foto: www(dot)youtube(dot)com
Berbicara mengenai Bandung pada jaman sejarah dan pra sejarah, tidak terlepas dari kawasan yang banyak ditemukan artefak-artefak pendukungnya. Selain tinggalan masa kolonial,  kawasan Dago Pakar juga menyimpan peninggalan dari jaman sejarah dan pra sejarah. Disepanjang aliran Sungai Cikapundung, banyak ditemukan sejumlah artefak penanda kehidupan manusia di masa silam.
Aliran Sungai Cikapundung
Aliran Sungai Cikapundung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Kota Bandung dibelah oleh Sungai Cikapundung. Sungai yang dipercaya telah menopang sendi kehidupan masyarakat Kota Bandung sejak ribuan tahun yang lalu. Dago Pakar menjadi salah satu kawasan aliran Sungai Cikapundung. Di tempat ini terdapat sebuah air terjun atau yang dalam Bahasa Sunda dikenal dengan nama curug. Nama curug di kawasan Dago Pakar ini adalah Curug Dago.
Curug Dago dan Prasasti Batu Raja Thailand
Curug Dago dan Prasasti Batu Raja Thailand | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Awal abad ke-20, Curug Dago pernah disambangi oleh raja besar Thailand, yaitu Rama V Pangeran Chulalongkorn. Terdapat sebuah batu yang berdiri tepat dialiran Sungai Cikapundung sebagai sebuah prasasti pertanda Pangeran Chulalongkorn pernah mengunjungi tempat ini di tahun 1902. 27 tahun kemudian, sang cucu Rama VII mengulang perjalanan kakeknya, yaitu Pangeran Chulalongkorn, hingga batu prasasti pun bertambah menjadi dua.
Raja Thailand
Raja Thailand | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Jauh sebelum kedatangan Raja Thailand, Dago Pakar telah dihuni oleh manusia jaman prasejarah sejak ribuan tahun silam. Indikasinya telah bayak ditemukan oleh para peneliti asing yang pencarian arkeologinya masih terus dilakukan oleh para arkeolog di Bandung, salah satunya dari Badan Arkeolog Bandung.
Kawasan Arkeologi Di Dago Pakar Bandung
Kawasan Arkeologi Di Dago Pakar Bandung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Kawasan Dago Pakar dianggap sebagai kawasan yang sangat penting dikalangan arkeolog. Hal ini dikarenakan di masa lalu para peneliti asing telah menemukan berbagai tinggalan arkeologi di kawasan ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan, penemuan yang paling tua ditemukan sangatlah banyak, salah satunya penemuan pada masa berburu dan meramu makanan. Hasil penemuan tidak hanya itu, ada juga penemuan pada masa yang terbilang cukup baru, yaitu masa neolitikum.
Kehidupan Masa Purba Di Kawasan Arkeolog Dago Pakar Bandung
Kehidupan Masa Purba Di Kawasan Arkeolog Dago Pakar Bandung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Masa neolitikum di kawasan Dago Pakar ini ditandai dengan banyaknya ditemukan batu-batu yang telah diasah untuk dijadikan alat-alat kehidupan sehari-hari. Dari berbagai penemuan yang telah dihasilkan, dapat disimpulkan bahwa kasawan Dago Pakar menjadi salah satu kawasan yang telah dihuni oleh para manusia masa pra sejarah secara berkelanjutan.
Aliran Sungai Cikapundung Bandung
Aliran Sungai Cikapundung Bandung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Kehidupan Bandung pada jaman sejarah dan pra sejarah memang lebih banyak berada disekitar aliran sungai. Dago Pakar sendiri memiliki aliran sungai yang dikenal sebagai Sungai Cikapundung. Dulu, pada masa pra sejarah Aliran Sungai Cikapundung ini sangatlah jernih dan bersih. Disamping itu, kontur alam disekitar sungai ini sangatlah baik untuk ditinggali. Tidak heran jika banyak penemuan-penemuan yang berhubungan dengan kehidupan masa pra sejarah disekitar sungai.
Artefak-artefak Di Kawasan Dago Pakar Bandung
Artefak-artefak Di Kawasan Dago Pakar Bandung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Berbagai tinggalan pra sejarah tersebar di aliran Sungai Cikapundung ini. kapak, pisau, mata panah, menjadi tanda bahwa dulu kawasan tersebut digunakan sebagai tempat hunian manusia jaman pra sejarah di kawasan Bandung Utara tersebut. Umumnya, temuan-temuan di sekitar aliran Sungai Cikapundung tersebut berupa peralatan dari jenis bebatuan. Para ahli menduga bahwa kawasan ini dulunya digunakan sebagai bengkel senjata.
Area Penemuan Artefak-artefak Di Dago Pakar
Area Penemuan Artefak-artefak Di Dago Pakar | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Tidak banyak orang yang tahu, nama pakar dari Dago Pakar berasal dari kata pakarangan, yang dalam Bahasa Sunda berarti senjata. Tinggalan manusia purba di sekitar Dago Pakar ini bisa dilihat di Museum Ir. H. Djuanda, salah satunya adalah piranti obsidian yang sempat menjadi polemic.
Museum Ir. H. Djuanda Bandung
Museum Ir. H. Djuanda Bandung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Koleksi di museum ini cukup beragam, ada koleksi dari benda di masa paleolitikum dan masa-masa lainnya. Ada juga berbagai macam benda masa purba berupa batu yang dahulu digunakan sebagai penunjang dalam kehidupan sehari-hari. Banyak koleksi-koleksi yang dihasilkan dari penelitian di Dago Pakar ini, seperti cetakan logam, gelang perunggu, artefak-artefak obsidian, hingga mata tombak yang terbuat dari bahan perunggu.
Alur Penyebaran Artefak-artefak Di Bandung
Alur Penyebaran Artefak-artefak Di Bandung | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Artefak obsidian diketahui tersebar disepanjang dataran tinggi Bandung. Kalangan peneliti bersilang pendapatn mengenai asal usul temuan ini. Sebagian meyakininya sebagai tinggalan masa neolitikum, peneliti lainya bersikeras meyakini temuan tersebut berasal dari masa mesolitikum.
Museum Geologi
Museum Geologi | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Di tempat berbeda, tepatnya di Museum Geologi Bandung terdapat satu pojokan bernama Pojok Bandung menggambarkan proses bentuknya dataran tinggi Bandung. Dalam pengembangannya, Danau Bandung sudah ada sejak 135 ribu tahun yang lalu.
Peta Awal Mula Bandung Terbentuk
Peta Awal Mula Bandung Terbentuk | Foto : www(dot)youtube(dot)com
Danau ini terbentuk dari letusan Gunung Api Sunda yang dalam strukturnya terbagi menjadi dua, yaitu Danau Bandung sebelah timur dan Danau Bandung di sebelah barat. Dari letusan gunung tersebut, banyak penemuan-penemuan yang dihasilkan oleh peneliti, berupa tulang, batu, hingga fosil-fosil. Berbagai penemuan ini seakan membuktikan bahwa wilayah Bandung ini berasal dari danau raksasa yang diketahui bernama Situ Hiang.
Situ Hiang
Situ Hiang | Foto : twicsy(dot)com
Berbagai penelitian mengenai Bandung pada jaman sejarah dan pra sejarah ini tentunya sangat menarik untuk ditelusuri. Ingin tahu lebih jelasnya? Simak artikel lainnya.

sumber :  https://sebandung.com/2015/09/menelusuri-jejak-peninggalan-di-bandung-pada-jaman-sejarah-dan-pra-sejarah/

7 Destinasi Wisata Belanja Di Bandung Versi Sebandung.com


7 Destinasi Wisata Belanja Di Bandung Versi Sebandung.com

Wisata Belanja Di Bandung
Wisata Belanja Di Bandung | Foto : pegiwisata(dot)com
Wisata belanja di Bandung murah bisa dilakukan dengan beragam cara. Cara yang paling logis tentunya dengan mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan murah di Bandung.  Namun demikian, pengetahuan tentang lokasi perbelanjaan murah di Bandung tentunya menjadi hal mutlak. Untuk itu, berikut adalah beberapa lokasi perbelanjaan murah di kota Bandung.
Industri Sepatu Cibaduyut Bandung
Industri Sepatu Cibaduyut Bandung | Foto : www(dot)tribunnews(dot)com
1. Kawasan Cibaduyut yang terkenal sebagai sentra industri sepatu terbesar bukan hanya di Bandung, tetapi Indonesia. Di kawasan ini, pengunjung bisa memilih ratusan hingga ribuan model sepatu sesuai dengan keinginan. Harga yang ditawarkan di tempat ini sebenarnya sangat beragam mulai dari puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Namun demikian, banyak juga penawaran dengan discount hingga 70 %. Selain sepatu, pengunjung pun bisa menemukan komoditas lain, terutama tas dan aneka kerajinan kulit.
Pasar Baru Bandung
Pasar Baru Bandung | Foto : blao-tukangkaos(dot)blogspot(dot)com
2. Pasar Baru Bandung. Di tempat ini, pengunjung bisa membeli beragam komoditas, mulai dari fashion, kain, peralatan shalat, peralatan kecantikan dan sebagainya dengan harga yang murah.
Jalan Tamim Pasar Baru Bandung
Jalan Tamim Pasar Baru Bandung | Foto : fajarmuchtar(dot)wordpress(dot)com
3. Jalan Tamim yang terletak di samping Pasar Baru, Bandung, dulu pernah terkenal sebagai tempat pakaian murah terutama jeans dan t shirt. Saat ini, Tamim lebih terkenal sebagai pusat perbelanjaan kain murah di Bandung. Meski demikian, di beberapa tempat pengunjung masih bisa mendapatkan pakaian jadi atau memanfaatkan jasa tukang jahit kilat yang tersebar di beberapa titik.
Kawasan Jalan Dewi Sartika Bandung
Kawasan Jalan Dewi Sartika Bandung | Foto : jabar(dot)tribunnews(dot)com
4. Pertokoan Dewi Sartika di kawasan alun-alun Bandung yang terkenal dengan discount besar-besarannya. Beberapa toko bahkan menawarkan ragam celana jeans yang bisa didapat dengan harga tak lebih dari Rp. 30.000. Hingga saat ini Jalan Dewi Sartika masih menjadi salah satu tujuan wisata belanja di Bandung. Distri-distro pun bermunculan di jalan ini seiring dengan pusat perbelanjaan King’s Shopping Center mengalami kebakaran beberapa waktu yang lalu.
Pasar Kota Kembang
Pasar Kota Kembang | Foto : apamaksudnyaini(dot)wordpress(dot)com
5. Pasar Kota Kembang, di Jalan Dalem kaum bandung. Lokasinya memang tak terlihat dari pinggir jalan. Namun demikian, pasar ini terbilang luas, sebab terhubung langsung ke jalan Asia Afrika Bandung. Di pasar ini, pengunjung bisa menemukan beragam barang semisal dari tas, ikat pinggang, produk-produk fashion hingga aneka kerajinan. Kebanyakan barang-barang yang dijual disini mayoritas berupa tas dan sepatu. Tidak heran jika pengunjung yang datang ke pasar ini mencari tas ataupun sepatu.
Plaza Parahyangan Alun-alun Bandung
Plaza Parahyangan Alun-alun Bandung | Foto : www(dot)plazaparahyangan(dot)com
6. Parahyangan yang terletak di samping Mesjid Raya Bandung atau alun-alun Bandung. Pertokoan yang diisi oleh ratusan merk distro ini, bisa dijadikan sebagai wisata belanja pakaian kualitas distro murah di Bandung. Lebih dari 100 merk distro Bandung menjajakan produknya disini. Terdapat lapangan futsal di lantai atas yang bisa pengunjung gunakan sebagai lapangan bermain futsal disana. Sering juga diadakan berbagai acara yang banyak diikuti oleh pengunjung.
Pasar Andir
Pasar Andir | Foto : www(dot)trekearth(dot)com
7. Pasar Andir yang terkenal dengan pakaian super murahnya merupakan alternatif lain dari wisata belanja murah Bandung. Meski murah, pengunjung harus benar-benar teliti untuk membeli pakaian di tempat ini. Alasan utamanya adalah banyak komoditas yang berkualitas sangat rendah. Namun, jika pengunjung teliti, di tempat ini pengunjung bisa mendapatkan barang murah dengan kualitas yang tinggi, bahkan bisa dibandingkan dengan kualitas export.
Selain tempat-tempat di atas, masih banyak lagi tempat lain yang bisa dikunjungi sebagai destinasi wisata belanja di Bandung murah. Ingin tahu dimana saja? Langsung datang ke Bandung!

sumber :  https://sebandung.com/2015/09/7-destinasi-wisata-belanja-di-bandung-versi-sebandung-com/

Melihat Dinosaurus dan Manusia Purba di Bandung


Melihat Dinosaurus dan Manusia Purba di Bandung

Melihat Dinosaurus dan Manusia Purba
Melihat Dinosaurus dan Manusia Purba | Foto : baguspujawan.wordpress.com
Melihat dinosaurus dan manusia purba ternyata bisa dilakukan di Bandung.  Tentunya, bukan melihat secara langsung, namun melalui fosil, gambar atau film dokumenter yang ada di Museum Geologi Bandung. Museum adalah salah satu objek wisata edukatif yang paling relefan. Sebab, di museum pengunjung tidak hanya berekreasi, tetapi juga mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang sejarah masa lalu. Lantas apa saja yang bisa kita dapat di Museum Geologi?

Melihat Dinosaurus dan Manusia Purba di Bandung

Fosil Purba

Beragam fosil purba mulai dari manusia purba hingga beragam jenis dinosaurus bisa dilihat secara langsung di Museum Geologi Bandung. fosil ini sengaja diletakkan di sayap barat sebagai ruangan utama museum ini yang disebut juga dengan Ruang Geologi Indonesia. pengunjung mungkin akan merasa takjub saat melihat kerangka dinosaurus yang tinggi dan besar.
Selain melihat dinosaurus dan manusia purba, pengunjung pun bisa melihat contoh-contoh evolusi dari makhluk purba hingga terlihat seperti saat ini. Karena museum ini bernama geologi, maka segala sesuatu yang berhubungan dengan kebumian atau geologi ditampilkan di museum ini. hal tersebut terlihat dari banyak sekali bebatuan yang dipamerkan. Karena museum adalah sarana menampilkan informasi, maka setiap benda yang ditampilkan dilengkapi dengan panel-panel informasi.

Pameran Lainnya

Di salah satu sudut, pengunjung bisa menyaksikan sebuah peta yang bisa merekonstruksi proses terjadinya wilayah Indonesia hingga seperti yang terlihat dalam peta saat ini. Peta yang juga alat peraga tersebut, menunjukkan bahwa proses pembentukan wilayah Indonesia  ternyata membutuhkan waktu hingga ribuan tahun.
Selain itu, di museum ini pengunjung bisa mengetahui bagaimana kondisi gunung berapi yang ada di Indonesia dan bagaimana pengaruhnya terhadap bentang geologi indonesia dan kekayaan sumber dayanya. Kekayaan sumberdaya yang terkandung dalam bumi seperti bahan tambang dan mineral pun ditampilkan di museum ini. bahkan beragam bahan tambang yang dihasilkan oleh pertambangan terbesar di Indonesia (freeport) dipamerkan di museum ini.
Tak cukup dengan penemuan dan hasil-hasil tambang di muka bumi, museum geologi pun menampilkan bermacam peralatan yang digunakan dalam tambang, pengeboran bumi dan penelitian geologi. Singkatnya, apa yang ditampilkan dalam museum geologi Bandung sangatlah lengkap.
Karenanya wajar jika tempat ini seringkali dijadikan rujukan darmawisata siswa SMP-SMA hingga tempat untuk mendapatkan informasi geologi bagi mahasiswa. Bukan hanya itu, museum geologi pun merupakan rujukan bagi pecinta alam untuk mendapatkan peta di berbagai wilayah Indonesia, hanya dengan mengetahui lembar dan nomor peta.
Itulah sekilas pembahasan mengenai beberapa cara untuk melihat dinosaurus dan manusia purba di Bandung yang dapat dijelaskan, semoga bermanfaat.

sumber :  https://sebandung.com/2014/05/melihat-dinosaurus-dan-manusia-purba/